WFP Indonesia profile (in Bahasa Indonesia)

Program WFP Indonesia tahun 2012 – 2015 merefleksikan transformasi Indonesia yang dinamis dari status negara berpenghasilan rendah ke berpenghasilan menengah dengan memastikan kelompok masyarakat rentan dapat melepaskan diri dari lingkaran kelaparan dan kekurangan gizi seiring kemajuan ekonomi bangsa. Program WFP Indonesia juga merefleksikan bergesernya peran WFP dari hubungan langsung operasional ke arah pengembangan kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan – tantangan ketahanan pangan dan gizi. WFP mendukung pemerintah dalam meningkatkan kapasitasnya menangani daearh rentan pangan dan gizi serta dalam kesiapsiagaan bencana melalui bantuan teknis, proyek – proyek percontohan serta dukungan kebijakan.

 

Seiring dengan pengembangan kapasitas mitra-mitra lokal, WFP juga menjawab kebutuhan mendesak atas kebutuhan pangan dan gizi melalui strategi pendekatan inovatif dan kemitraan. Melalui pendekatan dua jalur yang beriringan, WFP memastikan kepemilikan lokal dan kesinambungan, pemanfaatan kemitraan strategis dan membangun keberhasilan yang bertahap.
 
WFP memfokuskan diri terutama pada daerah rawan pangan di propinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Papua serta tetap menghadirkan kantor penghubung di Aceh.